WhatsApp Image 2025-05-10 at 16.49.18

Duta Kampus UTM Tebar Semangat dan Harapan Lewat Bakti Sosial di SDN Junganyar 2

 

Bangkalan, 10 Mei 2025 – Dalam semangat berbagi dan peduli terhadap masa depan generasi muda, Duta Kampus Potra & Potrè Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan bakti sosial bertema “Lentera Kecil Sinari Mimpi Anak Negeri”. Acara ini digelar di SDN Junganyar 2 dan diikuti dengan antusias oleh para siswa, guru, serta tim Duta Kampus.

Ketua pelaksana kegiatan, Potre Salsa, mengungkapkan bahwa bakti sosial ini bukan sekadar berbagi materi, tetapi juga membawa semangat dan motivasi bagi anak-anak untuk terus bermimpi dan berusaha.
“Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bingkisan. Kami hadir untuk menginspirasi dan memberi semangat kepada adik-adik agar terus mengejar mimpi mereka,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Potra Dika selaku Ketua Paguyuban Duta Kampus menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian duta kampus terhadap masyarakat.
“Menjadi Duta Kampus berarti siap terlibat langsung dalam memberi dampak positif. Lewat kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa kami hadir untuk berkontribusi, bukan hanya tampil,” ungkapnya.

Kepala sekolah Dra Sri Kartiningsih turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan semangat yang dibawa oleh para duta kampus.
“Kegiatan ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak kami. Kehadiran kakak-kakak dari UTM menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi mereka,” katanya.

Sementara itu, Dr. Ibu Dinaramaya Julijanti, S.Sos., M.Si selaku pembina Duta Kampus UTM menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam membentuk karakter mahasiswa yang peduli dan peka terhadap kondisi sosial.
“Kegiatan bakti sosial ini mencerminkan bahwa mahasiswa UTM tidak hanya unggul dalam akademik, tapi juga memiliki empati yang tinggi. Ini adalah bekal penting dalam membangun masa depan bangsa,” jelasnya.

Acara berlangsung dengan meriah dan penuh kebersamaan. Selain pembagian bingkisan, terdapat juga berbagai aktivitas edukatif dan hiburan yang melibatkan siswa secara aktif.

Foto Berita Agus (4)

Fotografi: Bahasa Visual dalam Ilmu Komunikasi

Fotografi merupakan salah satu bentuk komunikasi visual yang memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan pesan secara cepat dan emosional. Dalam konteks ilmu komunikasi, fotografi tidak hanya dianggap sebagai hasil karya seni, tetapi juga sebagai media penyampai informasi yang dapat membentuk opini publik, menggugah emosi, bahkan menggerakkan tindakan sosial. Sebuah foto yang kuat mampu menyampaikan ribuan kata tanpa perlu narasi panjang.

Di era digital dan media sosial saat ini, peran fotografi dalam komunikasi menjadi semakin vital. Foto digunakan dalam berbagai platform—dari berita, kampanye sosial, hingga pemasaran—untuk menarik perhatian dan membangun kedekatan dengan audiens. Dalam jurnalistik, misalnya, foto dapat menjadi bukti visual dari sebuah peristiwa dan memperkuat kredibilitas informasi. Sementara dalam dunia periklanan, fotografi yang estetis dan persuasif dapat memengaruhi keputusan konsumen.

Oleh karena itu, mahasiswa dan praktisi komunikasi perlu memiliki pemahaman tentang teknik dasar fotografi, etika visual, serta kemampuan membaca dan memaknai pesan dalam gambar. Fotografi bukan hanya soal mengambil gambar yang indah, tetapi bagaimana menciptakan visual yang bermakna, kontekstual, dan mampu menyampaikan pesan dengan efektif. Dalam ilmu komunikasi, fotografi adalah bahasa universal yang menjembatani pesan melampaui batas kata dan budaya.

Foto Berita Agus (3)

Public Relations

Public Relations (PR) merupakan salah satu pilar utama dalam ilmu komunikasi yang memainkan peran strategis dalam membangun citra dan hubungan antara organisasi dengan publiknya. Dalam dunia yang semakin terkoneksi, PR tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada pengelolaan persepsi dan kepercayaan. Fungsi ini menjadikan PR sebagai ujung tombak komunikasi dua arah yang saling menguntungkan.

Peran PR sangat krusial dalam menciptakan reputasi yang positif. Melalui strategi komunikasi yang terencana—baik melalui media massa, media sosial, maupun kegiatan tatap muka—PR membantu membentuk narasi yang selaras dengan visi dan misi organisasi. Dalam situasi krisis, PR juga menjadi garda terdepan dalam merespons isu secara cepat, tepat, dan transparan, guna menjaga kepercayaan publik.

Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang PR sangat penting bagi mahasiswa dan praktisi ilmu komunikasi. Keberhasilan PR tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berbicara atau menulis, tetapi juga oleh kepekaan sosial, etika komunikasi, dan kecerdasan emosional dalam memahami dinamika publik. Di tengah arus informasi yang terus berubah, Public Relations hadir sebagai penghubung yang menjembatani harapan publik dan kepentingan organisasi secara harmonis.

Foto Berita Agus

Digital Marketing

Bangkalan, 18 April 2025 — Di era serba digital seperti saat ini, digital marketing menjadi strategi unggulan bagi pelaku usaha dalam memasarkan produk dan layanan mereka. Berbagai platform digital seperti media sosial, website, hingga iklan daring dimanfaatkan untuk menjangkau konsumen dengan cara yang lebih efektif dan terukur.

Menurut beberapa praktisi pemasaran, digital marketing memberikan peluang besar karena mampu menyasar audiens yang lebih luas dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan pemasaran konvensional. Selain itu, adanya data dan analitik memungkinkan pelaku usaha mengevaluasi strategi mereka secara real time.

Tak hanya perusahaan besar, pelaku UMKM pun mulai memanfaatkan digital marketing untuk meningkatkan penjualan dan membangun merek mereka. Pelatihan dan workshop tentang pemasaran digital kini juga semakin marak diadakan untuk membekali generasi muda dan pebisnis pemula agar tidak tertinggal dalam perkembangan zaman.

Dengan terus berkembangnya teknologi, digital marketing diprediksi akan menjadi kebutuhan utama dalam dunia bisnis dan komunikasi di masa depan.

Foto Berita Agus (2)

Desain Grafis dalam Ilmu Komunikasi

Dalam era digital saat ini, peran desain grafis dalam ilmu komunikasi menjadi semakin signifikan. Desain grafis tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai alat strategis dalam menyampaikan pesan secara efektif kepada khalayak. Di tengah banjir informasi yang begitu masif, visual yang menarik dan komunikatif mampu menjadi pembeda sekaligus penguat pesan dalam berbagai media komunikasi, baik cetak maupun digital.

Dalam konteks ilmu komunikasi, desain grafis berperan penting dalam proses encoding pesan oleh komunikator. Melalui kombinasi warna, tipografi, ilustrasi, dan tata letak yang tepat, desain grafis mampu memperkuat makna dan emosi dari pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, desain grafis bukan sekadar soal “bagus dilihat”, melainkan bagaimana visual mampu memengaruhi persepsi, menarik perhatian, dan menstimulasi respon audiens sesuai dengan tujuan komunikasi yang diinginkan.

Dengan demikian, desain grafis menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikuasai oleh mahasiswa dan praktisi komunikasi. Pemahaman terhadap prinsip-prinsip desain, ditambah dengan kemampuan analisis komunikasi yang baik, akan melahirkan karya-karya visual yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna dan berdampak. Sinergi antara estetika dan strategi komunikasi inilah yang menjadikan desain grafis sebagai elemen vital dalam dunia komunikasi modern.